Mandiriyes


peluang bisnis online jangka pendek dan jangka panjang

Tampilkan postingan dengan label kader partai politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kader partai politik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 April 2013

Gabung Parpol? Siapa Takut....




Sekalipun sebagian besar masyarakat merasa resisten dan sedikit underestimate terhadap partai politik, tetapi tetap membuat derajad suhu berpolitik memanas belakangan ini. Betapa tidak, karena faktor-faktor pemicunya mulai disulut.
Spanduk-spanduk, banner, baliho dan semacamnya sudah sebegitu banyaknya mengarahkan keterlibatan publik. Biasalah, parpol-parpol kita yang memang dikenal sentralistik, kurang terkonsolidasi dan hanya mau kerja dan heboh ketika akan menyelenggarakan pemilu saat ini secara drastis membetulkan profil, mensosialisasikan format perjuangan, demi untuk mendapatkan citra positif dan untuk mendapatkan bakal caleg.
Tentu dengan minimnya komunikasi politik yang dijalin bagi parpol-parpol baru (apalagi) atau yang selama ini stagnan lebih sulitlah menghasilkan hasil yang diharapkan.

Read More......

Selasa, 26 Februari 2013

Seleksi Calon Legislator


Berbagai survei mutakhir menunjukkan kepercayaan publik terhadap partai politik memudar karena perilaku kader partai yang korup dan tidak peduli pada aspirasi konstituen (Kompas, 4/2).

Salah satu cara memulihkan kepercayaan itu adalah melibatkan anggota partai memilih bakal calon dari sejumlah calon yang disiapkan dan diseleksi pengurus.

Read More......

Minggu, 03 Februari 2013

Berharap Indah Pada Akhirnya.

Berbagai fenomena negatif pada beberapa kader berbagai partai belakangan ini memunculkan generalisasi pendapat buruk di kalangan masyarakat. Yang lebih parah lagi mulai merontokkan kepercayaan publik (masyarakat) terhadap partai politik.
Mulai dari dugaan motivasi pribadi ataupun urusan partai, dua-duanya saling melengkapi untuk dijadikan alasan pada para pegiat korupsi di internal partai-partai.
Alasan kedua lebih mengemuka sehubungan dengan eskalasi politik saat ini menuju 2014.

Pada akhirnya, memaksa para petiggi partai politik dan kader parpol untuk mengintrospeksi sistem partainya, apakah manajemen sistem politik partainya sudah benar sehingga tidak  menyebabkan kebocoran ekses negatif pada masing-masing kadernya dengan dalil mengumpulkan setoran untuk partai (yang lebih banyak untuk diri sendiri). Lebih-lebih pada partai yang masih relatif  'bersih'.

Kekurangan pada partai politik yang tercemar lebih pada minimnya controlling pada lintas level dalam partainya sehingga setelah terjadi beberapa hal yang tidak diinginkan pada akhirnya hanya tinggal saling lempar tanggung jawab, ataupun saling menutupi untuk menjaga nama baik partai, juga dalam hal minimnya pencerahan terhadap label moral para kader, kecuali hanya dorongan motivati gerakan paratai dalam lini kepentingan partai itu sendiri, hal inilah terutama yang menyebabkan demoralisasi kader. Tetapi apapun dan bagaimanapun loyalitas internal para kader terlanjur menyusut berkurang berbanding lurus dengan terpengaruhnya militansi para kader. Lalu bagi publik, masih berpengaruhkah idiom-idiom dan semboyan-sembayan partai 'bersih, bermoral, beragama. dlsb' yang diusung seolah hanya sebagai magnet penggerak untuk melakukan push pada perolehan suara partai?

Semoga masih ada partai yang benar-benar tidak hanya sloganing pada platform pergerakannya untuk sekedar meningkatkan perolehan suara pada partainya, tetapi lebih pada mengakarnya platform pada jiwa seluruh kader dan perjuangan partainya.

Read More......
Bersumber dari : http://www.abyfarhan.com/2013/01/cara-membuat-like-box-facebook-melayang_4.html#ixzz2PMSpJU00 Follow us: @aby_farhan on Twitter